Senin, 21 Maret 2011

ANGGUR CLOSE-UP

Di posting sebelumnya sudah pernah kita lihat bagaimana wajah si Kyohou dan Pione kan? Tapi fotonya kan saat mereka masih bergelantungan di pohonnya, jadi kita sulit memperkirakan seberapa sih sebenarnya ukuran butiran anggurnya. Kemarin tak disangka-sangka ada sebuah email dari seorang teman yang tinggal di Tangerang, beliau mengirimkan foto Kyohou yang pernah dinikmatinya saat singgah ke Jepang. Ini fotonya...
Wow wow wow... coba hitung deh berapa butir tuh, cuma sekitar 14 butir saja sudah lebih gede daripada telapak tangan orang dewasa, luar biasa kan? Red globe jadi keliatan kecil deh kalo gini hehehe... Nih 1 lagi foto anggur yang cuma sebutir di telapak tangan.
Hmmm... Pasti mantap banget tuh rasanya. Mau tahu cerita lengkapnya dari Bpk Santo di Tangerang? Kunjungi saja BLOGnya Pak Santo klik di sini.
Berikutnya kita lihat juga foto kiriman dari teman di Jepang, fotonya si Pione yang Hmmmm juga hehehe...
Kalo anggur segede ini masih kurang, mending jangan makan anggur deh, beli semangka aja hehehe... Tapi jangan salah, masih ada lagi yang lebih besar ukurannya dari 2 jenis ini, anggur Tenzan varietas terbaru dari Jepang juga, bentuknya lonjong berwarna hijau muda. Ini ada 1 foto Pione lagi...
Jadi ga sabar nunggu mereka sampai bisa kita nikmati yah... Oh ya, info tambahan, sebenarnya dua jenis anggur di atas termasuk jenis seedless (tanpa biji) kalau ditreatment dengan GA3 atau yang dikenal dengan Giberelyn Acid. Tapi belinya di mana ya? Kalo ada yang tahu tolong kabari ya teman-teman...

17 komentar:

  1. PENASARAN.COM
    Jika sudah berhasil, boleh nih bos kita mesen turunannya.
    Rgds
    budhi@mykresna.com

    BalasHapus
  2. bos yang ini kayaknya manis

    BalasHapus
  3. Kyohou memang top banget, cuma bisa lihat fotonya saja hehehe

    sudah dikoleksi di kebun banyuwangi ini Pak Thomas?

    BalasHapus
  4. Bapak Hulaimy, Semua varietas yang tampil di blog sudah ada di kebun Banyuwangi pak, termasuk si Kyohou yang menawan. Pada saatnya nanti kan bisa ikut menikmati juga jika sudah saya launch di penjualan pak, harap bersabar...

    BalasHapus
  5. ngences nih,pak..hehehe... saya tunggu launchingnya si kyohou dan pione.. ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Harap bersabar ya bu Ida, pada saatnya nanti akan saya kabarkan ke semua customer dengan SMS, twitter dan juga melalui blog.

      Hapus
  6. wahhhhh saya juga kepengen nih, mau saya coba di tanbulampot.....
    nanti kabar2 ya Pak..

    salam -adi-

    BalasHapus
  7. Pak Adi, Terima kasih telah berkunjung. Selamat mencoba pak, jika ada kendala jgn segan utk bertanya. :)

    BalasHapus
  8. banyuwangi tepatnya di mana mang thomas??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banyuwangi barat pak. Tapi mohon maaf kunjungan ke kebun masih belum dibuka umum, kalau berkenan silahkan datang ke rumah Jl Pajajaran II no 47 Tamanbaru. Terima

      Hapus
  9. klo saya tepatnya di banyuwangi srono...itu banyuwangi barat tempat perkebunan anggur nya ya bang?klo harga bibit close up nya berapa bang?

    BalasHapus
  10. bang,mau tanya pemangkasan anggur hijau dan red prin ciri2 siap dipangkas gmn bang ciri2nya...saya tanam waktu itu bln januari 2012..mohon infonya bang thomas maaf baru belajar tanam anggur...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ciri-ciri anggur yang siap pangkas tahap awal adalah: batang utamanya harus sudah berkayu dan berukuran minimal 7 mm pak. Untuk melakukan pemangkasan harus didahului dengan perlakuan stress air dan pemupukan seperti yang bisa bapak lihat di halaman pemangkasan/pruning.

      Hapus
  11. Benar pak, kebunnya di Banyuwangi barat. Nama varietasnya kyohou dan pione pak, harga bibitnya masih sangat mahal dan harus import langsung dari Jepang.

    BalasHapus
  12. whuaaa, daebak ini anggur. kalau varietas anggur ini sudah ada di kebun anggur bapak, bisa masuk list pemesanan nih. nabung dulu ah. tapi ngomong-ngomong soal GA3 bapak mungkin bisa memesan-nya di toko bahan-bahan kimia dan bapak bisa bereksperimen dengan varietas-varietas anggur yang ada di kebun bapak.

    BalasHapus
  13. Terima kasih atas sarannya pak, Sudah 2 tahun terakhir ini kami mengimport sendiri Giberellin dari Jepang dan sudah kami terapkan penggunaannya di kebun dengan hasil yang memuaskan, untuk mencoba membeli di toko bahan kimia tidak berani kami lakukan karena kebun Thomasgrape berbasis Organik pak. Jadi Giberellin yang kami gunakan juga harus Organik, seperti yang kami gunakan hingga sekarang dengan nama Booster. Terima kasih

    BalasHapus

Terima kasih telah berkunjung, tinggalkan komentar ya... Jangan lupa ikutan gabung menjadi member.